Kanit Binmas Polsek Pakel sampaikan himbauan tentang bahaya korsleting listrik

Banyak kasus kebakaran yang terjadi dikarenakan korsleting listrik. Kesadaran masyarakat yang masih rendah mengenai bahaya korsleting listrik ini menyebabkan berbagai kalangan masih suka sembarangan dalam memasang instalasi listrik. Tanpa memperhatikan estetika dan unsur safety, kabel atau instalas listrik yang dipasang cenderung apa adanya. Bahkan terkadang diletakkan di tempat-tempat yang tidak semestinya.
Oleh karena itu Polsek Pakel mengajak.masyarakat untuk lebih berhati2 dengan penggunaan listrik dan bahaya kebakaran aklbat koreting listrik melalui himbauan spanduk dan poster.
Senin, (27/08/2018)

Kejadian kebakaran yang paling sering terjadi adalah di Mini Circuit Breaker (MCB). Selain itu juga sering terjadi kebakaran pada colokan listrik yang terbebani daya yang berlebih, sehingga menimbulkan panas dan akhirnya terbakar. Semakin besar tegangan yang ada, maka semakin besar pula penampang kabel yang harusnya dipakai.

Kapolsek Pakel AKP Heru Surjono, SH diwakili Kanit Binmas Aiptu Guridno saat dikonfirmasi menjelaskan cara mencegah korsleting listrik yang dapat mengakibatkan bencana seperti kebakaran.

1. Jika memiliki peralatan elektronik dengan daya yang besar, maka perlu diberi perhatian khusus. Beberapa peralatan elektronik yang memiliki daya yang cukup besar diantaranya adalah: Kulkas, AC, segala macam pemanas, TV tabung, dan pompa air. Untuk mencegah korsleting pada perangkat ini, harus menggunakan steker yang memiliki kualitas baik.

2. Hindari juga kebiasaan menumpuk colokan pada satu steker secara sekaligus. Hal ini tentunya untuk menghindari pemakaian daya yang berlebih. Nantinya kabel yang digunakan pada steker akan menjadi lebih cepat panas dan lama-kelamaan akan terbakar.

3. Jangan memaksakan beban yang berlebih pada sekring. Sekring berpindah ke posisi off dikarenakan adanya beban yang berlebih pada suatu rangkaian listrik. Secara otomatis, sekring memutus arusnya. Namun jika kamu tetap memaksa sekring untuk bekerja meskipun kelebihan daya, maka yang terjadi adalah justru korsleting listrik yang ujung-ujungnya mengakibatkan kebakaran.

4. Taruh steker pada tempat yang semestinya. Hindari penempatan steker yang dapat memicu terjadinya bahaya korsleting seperti di area kamar mandi, wastafel, dll yang sekiranya berdekatan dengan air. Hindari juga meletakkan steker berdekatan dengan gas, karena terkadang steker yang kurang bagus menimbulkan percikan listrik akibat memasukkan colokan ke steker. Percikan ini dapat menyambar gas jika diletakkan dekat dengan kompor gas.

Demikian penjelasan Kanit Binmas Aiptu Guridno dan berharap semoga masyarakat hati2 dengan penggunaan listrik demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polsek Pakel laksanakan pam sholat ied idul adha

Jalin Kekeluargaan, Wakapolsek Pakek jenguk anggota yang sakit

Polisi Agamis, Kekompakan Tiga Pilar Desa Gempolan, Kec. Pakel, Kab. Tulungagung